minta izin istri untuk poligami

(827) Saya seorang wanita bersuami dan mempunyai satu anak lelaki dari suami ini. Dia ingin menikah lagi dengan alasan hendak menyucikan wanita janda yang belum menikah hingga kini. Apakah ini bisa dikatakan udzur sehingga dirinya bisa menikah lagi? Seandainya saya menolak keinginannya, apakah saya berdosa? Dan perlu anda ketahui, kondisi suami saya adalah orang yang berkecukupan?

Jawab: Jika seorang lelaki ingin menikah dengan wanita lain, pada dasarnya tidak memerlukan udzur atau alasan apapun. Karena perbuatan ini perkara yang mubah (dibolehkan). Inilah yang disepakati para ulama`. Jadi seorang lelaki tidak memerlukan izin, pembolehan, atau udzur sehingga bisa menikah dengan wanita lain. Inilah yang ditegaskan dalam kitab-kitab fiqih.

Jika anda merujuk kitab-kitab fiqih niscaya anda mendapatkan bahwa lelaki boleh menikah dengan satu, dua, atau tiga orang wanita. Inilah yang ditegaskan dalam Al-Qur`an. Nabi saw dan para pembesar sahabat juga melakukannya.

Di sisi lain, orang-orang yang menyerukan bahwa mereka membela kebebasan wanita, sebenarnya mereka adalah orang-orang yang justru menyia-nyiakan wanita.

Misalnya: Jika lelaki hendak menikah lagi, apakah ia akan menikah dengan lelaki atau perempuan? Tentu menikah dengan wanita, dan itu dengan persetujuan wanita tersebut.

Jadi wanita ini juga memiliki hak-hak untuk menyucikan dirinya. Misalnya seorang wanita sudah menikah kemudian suaminya meninggal dunia atau menceraikannya. Apakah kesempatannya untuk menikah berhenti dalam kondisi itu?! Tentu tidak! Karena wanita ini punya hak untuk menikah lagi.

Apalagi sunnatullah (keputusan Allah) menyebutkan bahwa jumlah wanita jauh lebih besar dari jumlah lelaki. Karena kaum lelaki terus berkurang. Hal ini disebutkan dalam Hadis riwayat Ash-Shahihain dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu bahwa Nabi saw bersabda:

((إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ، وَيَثْبُتُ الْجَهْلُ، وَيُشْرَبُ الْخَمْرُ، وَيَظْهَرُ الزِّنَى، وَيَكْثُرُ النِّسَاءُ وَيِقِلُّّ الرِّجَالُ، حَتَّى يَكُوْنَ لِلْخَمْسِيْنَ اِمْرَأَةً قَيِّمُ وَاحِـدٌ))

“Di antara tanda Hari Kiamat adalah hilangnya ilmu, banyaknya kebodohan, diminumnya khamer, munculnya perzinahan, banyaknya kaum wanita, dan sedikitnya kaum lelaki. Sehingga ada lima puluh orang wanita diurus oleh satu orang lelaki.”

Juga disebutkan dalam sahih Al-Bukhari dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah saw bersabda:

((أَبْغَضُ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ ثَلاَثَةٌ: مُلْحِدٌ فِى الْحَرَمِ، وَمُبْتَغٍ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ، وَمُطَّلِبُ دَمِ امْرِئٍ بِغَيْرِ حَقٍّ لِيُهَرِيقَ دَمَهُ))

“Manusia yang paling dibenci Allah ada tiga: Seseorang yang melakukan kemungkaran di tanah haram. Seseorang yang mencari kebiasaan jahiliyah dalam Islam. Dan seseorang yang menuntut darah seseorang tanpa ada kebenaran untuk menumpahkannya.”

Seperti ini pula yang beliau katakan ketika berkhutbah pada hari Arafah.

Sedangkan dalam riwayat Muslim dari Hadis Jabir yang sangat panjang tentang sifat haji Wada`, disitu Rasulullah saw bersabda:

((أَلاَ وَإِنَّ كُلَّ شَىْءٍ مِنْ أَمْرِ الْجَاهِلِيَّةِ تَحْتَ قَدَمَىَّ هَاتَيْنِ مَوْضُوعٌ))

“Ketahuilah! Segala sesuatu dari perkara jahiliyah adalah terhapuskan di bawah kedua kaki saya ini.”

Jadi seorang lelaki tidak memerlukan udzur atau alasan untuk menikah dengan wanita lain. Anda tidak berdosa ketika menolak suami menikah lagi. Hanya saja, lelaki yang meminta izin dari isterinya untuk menikah lagi, selamanya ia tidak akan menikah. (Syaikh Muhammad bin Abdul Maqshud)

Tulisan ini dipublikasikan di ISLAM dan tag , , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s